Yahh.. PSBI harus menerima kekalahan berturut-turut lagi. Setelah dihempaskan Persigo Gorontalo 4:0 tanpa balas, kemarin meringis kecut ditaklukkan Persipro Probolinggo 2:0 dalam lanjutan Liga Joss Indonesia. Bagaimana pun PSBI harus segera introspeksi diri lebih dalam, demikian juga para supporter diharapkan tidak terlalu menuntut, semua harus berfikir dan bertindak sportif. Ada pun bila ada tindakan anarkis dari supporter lawan dikala PSBI main tandang kiranya laskar Singolodro tetap kompak untuk bersama-sama menunjukkan kesabaran dan kearifan dalam sikap, mengalah untuk meraih suatu kemenangan lainnya, sehingga situasi kondusif untuk memajukan PSBI dan persepakbolaan Indonesia dapat terwujud, meski Blitar hanyalah Kota Kecil, namun mampu berbesar hati untuk sebuah cita-cita Besar persepakbolaan Indonesia tercinta!
Sesi main tandang kayaknya masih menjadi 'momok' bagi kesebelasan kebanggaannya wong mblitar, PSBI. Dari sekian main tandang dalam liga Indonesia divisi utama group III, PSBI atau laskar Singolodro masih terlalu lemah dengan bukti sering kalah. Termasuk kemarin saat bertandang ke markas besar Laskar Lahilote julukan Persigo Gorontalo, PSBI harus mengakui keunggulan Persigo dengan legowo, karena hasil pertandingan berakhir dengan skor 0-4 untuk Persigo. Skor tersebut tentu saja mampu menjadi bukti bahwa Persigo benar-benar membalas kekalahannya di Stadion Soeprijadi Kota Blitar beberapa hari yang lalu saat PSBI menggilasnya dengan skor 2-0.
Agenda Kambilisasi tahap III masih terus digodok agar kegiatan penanaman bibit kelapa di sepanjang pesisir pantai Blitar Selatan sebagaimana visi dan misi KAMBILISASI dapat tercapai. Sebenarnya agenda kambilisasi bukanlah agenda istimewa, karena memang banyak komunitas lain sudah sering berkegiatan serupa (reboisasi) disana. Hanya saja kami ingin tidak hanya sekedar menanam bibit tanaman sebagai penghijauan belaka setelah itu ditinggal terbengkalai, enggak tahu tanaman itu hidup atau mati.