|
Ditulis oleh Blitarian
|
|
Tuesday, 06 October 2009 |
|
Guna meningkatkan apresiasi seni dan budaya masyarakat Kota Blitar sekaligus dalam rangka menyambut hari Sumpah Pemuda, Dinas Kominparda Kota Blitar menggelar acara Pekan Budaya Blitar yang dumulai pada tanggal 27 sampai 31 Oktober 2009. Adapun susunan agenda pada pekan budaya blitar yang bertempat di area Pusat Informasi Pariwisata dan Perdagangan (PIPP) Jl. Moh. Hatta Blitar meliputi :
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Babak 8 Besar Piala Gubernur Jatim |
|
|
|
|
Ditulis oleh Blitarian
|
|
Thursday, 01 October 2009 |
 Melanjutkan informasi tentang kompetisi sepakbola piala Gubernur Jatim, yang mana PSBI Blitar saat ini telah lolos dan masuk 8 besar, dan sesuai jadwal yang telah diumumkan pihak panitia PSBI Blitar satu group dengan PERSIB Bandung, PERSELA Lamongan serta PERSEMA Malang dan seluruh pertandingan ditempatkan di stadion SURAJAYA lamongan. Hari Kamis kemarin merupakan hari pertama pertandingan ke-empat kesebelasan tersebut, sementara hasil pertandingan dihari pertama itu semua berakhir dengan skor imbang. Persib vs Persela : 2-2 sementara PSBI vs Persema : 0-0.
Hari berikutnya, Persela akan menjamu Persema, dan PSBI akan meladeni Persib, dan jadwal selanjutnya atau dihari ketiga, Persela sekaligus tuan rumah itu akan menjamu PSBI dan penutup pertandingan di babak 8 besar di stadion kebanggan warga Lamongan adalah Persib melawan Persema.
Adapun untuk hasil-hasil pertandingan piala gubernur jatim tersebut, untuk selanjutnya kami persilahkan bagi siapa saja untuk saling menginformasikan diruang komentar yang telah kami sediakan, terimakasih.
|
|
|
Ditulis oleh Blitarian
|
|
Wednesday, 30 September 2009 |
 Ulat Hongkong merupakan pakan ternak yang biasanya diperuntukkan pada burung. Khususnya di Blitar masih hanya beberapa warga yang menekuni usaha budidaya itu, salah satunya adalah Pak Subandi, warga Desa Sawentar Kabupaten Blitar. Menurut pak Subandi, sebenarnya sangatlah mudah untuk ternak atau budidaya ulat hongkong itu, telaten itulah kuncinya. Saat ini, Pak Subandi sudah 1 tahun lebih budidaya ulat hongkong di rumahnya. Rata-rata dalam 1 minggu mampu menghasilkan ulat siap konsumsi untuk burung sebanyak 1 kwintal. Dan untuk harga ulat hongkong adalah Rp. 20.000,- sampai Rp. 21.000,- per kilonya. Selama ini, hasil budidaya ulat hongkong itu sebagian besar dikirim ke Jawa Tengah. Untuk kedepannya, Pak Subandi menargetkan mampu menghasilkan 2 kwintal perminggunya. Tidak heran bila rumah Pak Subandi sekarang penuh papan-papan dari triplek guna mengembangbiakkan ulat-ulat yang konon kabarnya berasal dari hongkong itu. Ingin belajar atau bahkan membeli ulat hongkong hasil budidaya pak Subandi? silahkan berkunjung ke rumahnya di Desa Sawentar, Kanigoro, Blitar.
|
|
|
|
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Selanjutnya > Akhir >>
|
| Results 43 - 49 of 189 |