|
Ditulis oleh Blitarian
|
|
Tuesday, 10 November 2009 |
 Melok nguri-nguri budoyo leluhur khususnya seni karawitan baru saja kami ikut mengupayakan dan semoga bisa kami lakukan seterusnya. Bermula dari ngobrol di facebook perihal karawitan yang ada di Dinas INKOPAR [Informasi Komunikasi dan pariwisata] Kota Blitar yang kebetulan saat ini kepala dinasnya adalah Bapak Kasmiadi ternyata membuahkan hasil. Hasilnya adalah, konco-konco blitarian dipersilahkan belajar karawitan di ruang kesenian dinas inkopar Kota Blitar. Sebenarnya tidak ada satu pun dari konco-konco blitarian yang pernah memainkan gamelan. Begitu memegang tabuh gamelan hampir semua menabuh alat-alat gamelan secara membabi buta alias ngawur sak karepe dewe.
Pak Kasmiadi hanya terkekeh-kekeh melihat polah kami. Selanjutnya beliau memanggil pelatih gamelan, sedikit demi sedikit kami diajari bagaimana menabuh gamelan berikut iramanya. Beberapa lagu atau gending jawa mulai diajarkan ketukannya. Meski masih kocar-kacir cara menabuh gamelannya hampir seluruh blitarian yang ikut latihan ndomblong wal bengong kagum akan kedahsyatan melodi dari gamelan. Sesekali ritme ketukan dipercepat "Hardcoran cah..." celetuk salah satu dari kami.
Beberapa diantara yang latihan memang sudah biasa ikut band, dan katanya memang sangat berbeda, lebih gila! Berasa di jiwa enak di telinga dan membuat ketagihan ingin menabuh gamelan lagi.
Tidak ada target apapun dari yang kami lakukan selain belajar dan melestarikan karawitan, itu pun sebatas kemampuan kami yang rata-rata berangkat karena nekad tanpa basic seni yang mumpuni. "Tidak apa-apa, saya dulu juga berangkat dari nol, yang penting terus semangat untuk belajar, siapa lagi yang akan meneruskan budaya leluhur ini kalau bukan kalian-kalian..", harap Pak Kasmiadi kepada seluruh blitarian.
Pak Kasmiadi juga mengharap blitarian-blitarian yang lain ikut bergabung, bila memang banyak peminatnya nantinya akan dibentuk group-group dengan jadwal latihan masing-masing.
Begitu pula kami juga mengharap konco-konco yang lain berkenan gabung, sumpah asyik kok!
|