|
PSBI Blitar raih point perdana |
|
|
|
|
Ditulis oleh Blitarian
|
|
Tuesday, 08 December 2009 |
 Well, akhirnya PSBI Blitar mampu memetik point penuh yang pertama dalam liga Indonesia divisi utama setelah babak belur secara berturut-turut menelan kekalahan ketika away ke papua dan digilas PSMP Mojokerto 2-1 beberapa hari yang lalu. Point perdana tersebut diperoleh dari pertandingan seru ketika laskar Singo Lodro julukan PSBI Blitar menjamu Persibo Bojonegoro.
Bertempat di stadion Soeprijadi Kota Blitar yang merupakan kandang singo lodro pertandingan sore kemarin antara PSBI Blitar menghadapi Persibo Bojonegoro diliputi aksi lempar botol minuman seperti pertandingan terdahulu.
PSBI mampu melesakkan 2 gol sekaligus pada babak pertama yang kesemuanya dicetak oleh pemain asing PSBI. Bahkan gol ke dua tercipta dari tendangan geledek pemain belakang PSBI yakni Etoga dari tengah lapangan. Penjaga gawang Persibo benar-benar tak menyangka kalau tendangan sejauh itu berhasil lolos dari antisipasinya. Gemuruh supporter PSBI menghentak stadion. Yel-yel serta teriakan-teriakan gembira menggema dalam irama koor seperti di tivi-tivi. Pada babak pertama tersebut hampir seluruh jalannya pertandingan dikuasai laskar Singolodro sehingga membuahkan 2 gol tanpa balas.
Memasuki babak kedua, Persibo meningkatkan kwantitas serangan. Sementara pasukan PSBI sudah nampak gembos staminanya. Beberapa peluang tercipta dari hasil one to one pemain-pemain persibo sampai akhirnya persibo mampu menjebol gawang PSBI.
Namun gol persibo tersebut menurut supporter singolodro berbau off side, tak terelakkan lagi boto-botol minuman dari plastik dan kaca (beling) dilemparkan ke arah hakim garis. Pertandingan pun harus dihentikan sejenak untuk meredam amuk supporter singolodro.
Meski PSBI secara sah berhasil mendulang point penuh dengan nilai 3 karena memang hasil akhir dari pertandingan di sore itu adalah 2-1 untuk PSBI, ternyata hal itu tidak mampu meredam emosi supporter singolodro terhadap wasit pertandingan yang dinilai kurang cermat.
Bila aksi lempar botol minuman terus berlanjut tidak menutup kemungkinan peringatan dan hukuman untuk PSBI dari induk organisasi sepak bola Indonesia akan dijatuhkan dan itu sangat merugikan baik bagi PSBI maupun supporter itu sendiri. Kecuali memang supporter PSBI bertekad aksi lempar botol minuman ke tengah lapangan pertandingan akan dijadikan brand alias image bahwa inilah supporter singolodro yang jago lempar botol minuman.
Persoalan keputusan wasit yang kadang-kadang memang merugikan salah satu kesebelasan dalam sebuah pertandingan sepak bola di Indonesia sering memicu terjadinya kerusuhan. Semoga para blitarian yang menjadi supporter fanatik Singolodro tetap berfikir logis bahwa untuk mendukung PSBI tidak harus menggunakan 'okol' dengan melempari wasit atau pemain lawan dengan benda-benda yang dapat membahayakan jiwa yang dilempari. Kita semua sudara, yakni bangsa Indonesia. Bravo PSBI..! Maju terus pantang mundur! Demikian juga untuk Boromania... tetap semangat! jalan masih panjang untuk bersama-sama meraih prestasi tertinggi di bumi pertiwi.
|