|
PSBI gemparkan Stadion Soeprijadi |
|
|
|
|
Ditulis oleh Blitarian
|
|
Friday, 05 February 2010 |
 Pada awal masuknya Christian lenglolo ke skuad Laskar Singolodro dahulu, banyak yang mengkhawatirkan dan mempertanyakan kepiawaian Lenglolo yang sudah habis setelah main di Sriwijaya. Sore tadi Lenglolo telah membuktikan bahwa ia serius dan benar-benar layak menempati posisi gelandang di tubuh PSBI Blitar. Performa hampir 100% pulih seperti semula, kocekan mautnya mulai kentara, bahkan sore tadi saat menjamu PSIR Rembang ia telah mempersembahkan sebuah gol cantik dihadapan seluruh supporter PSBI di Stadion Soeprijadi Kota Blitar.
Menghadapi PSIR Rembang, PSBI tampil full team, ketiga pemain legiun asing diturunkan sebagai starter, Etoga, Lenglolo dan Nnengue. Sayang Etoga harus keluar lapangan setelah cedera beberapa menit babak pertama.
Dominasi Lenglolo dilini tengah cukup merepotkan PSIR Rembang. Tidak sedikit umpan brilian Lenglolo mangancam gawang Kesebelasan dari Rembang Jawa tengah itu. Begitu pula ulah Ucok Aripin, striker imut PSBI yang benar-benar membuat Devender PSIR jengkel sehingga harus menjatuhkan Ucok untuk menghentikan kegesitannya.
Akhirnya, dibabak kedua Nnengue yang sejak awal terus mengancam gawang PSIR, membuktikan kebenaran ancaman itu. Nnengue menjebol gawang PSIR! Gegap gempita seluruh supporter menggema menggetarkan tribun Stadion Soeprijadi. Kedewasaan supporter pun patut diacungi jempol, mulai pertandingan pertama saat PSBI mengahadapi PERSIKU Kudus, supporter sudah demikian tertib. Tidak ada lagi lemparan botol minuman ke arah pemain lawan, demikian pula pada sore itu saat Bertha DKK meladeni pemain-pemain PSIR, mereka nampak teratur dan makin kompak, tinggal sejengkal lagi mimpi wong blitar untuk memiliki kesebelasan terbaik dan supporter yang juga menjunjung sportifitas dapat tercapai.
Menjadi supporter yang baik adalah satu hal, dan mempertahankan apa yang sudah baik adalah satu hal lagi, namun selama semua berfikir dan bertindak untuk kemajuan dan harkat martabat Blitar tercinta, tentu bukan hal yang mustahil untuk menggapainya. Bravo PSBI.. Viva Singolodro!
|
|