| Mblitar di hari pencontrengan |
| Ditulis oleh Blitarian | ||||||
| Thursday, 09 April 2009 | ||||||
Blitar, 9 april 2009 nampak lengang. Sehubungan dengan pelaksanaan pemilu jalan-jalan nampak sepi. Hanya nampak beberapa orang berkendaraan sepeda motor melintasi Jl. Merdeka Blitar. Sebagian warga malah melancong ke beberapa tempat wisata atau sekedar cangkruk bersama saudara dan kerabat dekat. Secara umum pelaksanaan pemilu di Blitar yang kali ini dengan cara contreng berjalan damai. Seperti halnya yang dikeluhkan sebagian warga, bahwa pemilu kali ini semakin membingungkan untuk memilih atau mencontreng nama caleg yang diinginkannya. Maklumlah, begitu banyak nama-nama caleg yang tertera dalam kertas suara, khususnya bagi orang yang sudah tua, maka panitia harus dengan sabar menuntun serta tidak kurang-kurang menjelaskan cara memberikan hak suara. Sementara yang muda-muda lebih banyak nongkrong dipinggir-pinggir jalan atau beraktifitas lainnya. Ketika kami iseng tanya katanya sudah tidak tertarik lagi untuk mengambil hak pilihnya. "Lha aku gak ngerti yo gak kenal sopo sing arep tak pilih Mas..!" begitu alasannya. "Dari pada salah pilih nanti malah menambah jumlah koruptor Mas.." lanjutnya.Memang tidak dipungkiri, kalau caleg lokal atau calon legislatif yang akan duduk di kursi DPRD Kab/Kota Blitar, banyak warga yang sudah tahu. Namun untuk memilih calan DPR tingkat I dan pusat masih banyak yang belum dikenalnya. Sehingga banyak yang begitu keluar dari tempat mencontreng kertas suara mereka tersenyum, "Bingung aku, lha gak enek sing tak kenal blass! Dadi yo tak awur..." Maksudnya mereka asal pilih dari pada golput.
Powered by !JoomlaComment 3.20
3.20 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
||||||